Masih ( Sahabatku, Kekasihku )

Berawal dari cerita tentang persahabatan, dan berakhir tanpa ada sedikitpun dari kita yang mengenal satu sama lainnya.

Waktu menunjukan pukul 02:02, aku memutar kembali semua yg pernah ada tentang kita. Aku membuka sedikit luka berbalut kenangan.

Ini tentang aku, kamu dan kekasihmu.

“Apa kabar kamu ? Masih ingatkah pada seseorang yang setia disini ? Seketika aku merindu pada kisah yang lucu ini. Aku rindu senyum kecilmu ..
Apa kabar dengan kekasihmu ? Apa dia sebaik aku menjagamu ? Apa dia menjadikanmu selalu lebih indah, seperti aku yang menjadikanmu malaikat seperti aku menjaga dan menghormati ibuku ..”
– Pesan yanga ku krimkan untuk dia, sahabatku, kekasihku.

Entah darimana ini dimulai, jauh di waktu itu kita selalu bercerita tentang bagaimana melewati hari-hari kita. Kita menjadikan waktu hanya untuk kita, bahkan menjadikan dunia pun seakan hanya kita berdua didalamnya.
Kita tidak pernah mengungkapkan bagaimana rasa sayang itu ada. Entah darimana datangnya, akhirnya kita menjalani hari bersama.
Memang tidak begitu lama waktu bersama kita, sampai akhirnya dia menjadi pilihan terbaikmu.
Dan itu menjadi pilihan terbaikmu…
Segala angan menari dalam lembutnya rinai hujan,membuka tabir segala yang telah kita akhiri.
Ada balutan lembut dan sapaan dari sang mentari, dia tersenyum dan seakan berkata, “kalian masih memiliki rindu yang sama.”
Entah darimana kalian memulainya, seakan semua hanyalah salahku yang menjadikan akhir seperti ini.

Aku melihat bagaimana caramu berbicara padanya ..
Aku melihat bagaimana caramu menatap matanya ..
Bahkan, bagaimana caramu memeluknya, sama seperti caramu melakukanku dulu, saat aku menjadi kekasihmu.
Caramu bercerita kepadanya sama dengan caramu bercerita kepadaku saat kita menjadi sahabat.

(Yaa, aku tegar untuk melihatnya …)

Berjalannya kita pada masing-masing kita membuat aku tersadar, benar adanya bila aku bukanlah orang yang kamu mau. Hanyalah orang yang kamu butuhkan, dan kamu sadar itu.
Sebaik apapun dia, tidak jauh lebih baik dari aku. Dan aku adalah orang yang kamu bilang jika aku adalah orang yang terlalu baik untukmu, dan kamu tidak pantas untukku.
Tidak ada segala sesuatunya yang sempurna ..
Tetapi ada kesempurnaan untuk siapa dia yang kita anggap menjadi sempurna untuk kita …
Seperti aku membuatmu sempurna, membuat segalanya tentangmu menjadi sempurna ..
Mungkin dia di sana juga melakukan hal yang sama, membuatmu menjadi sempurna untuknya …
Aku selalu melihatmu dari jauh, terkadang mencuri pandang untuk senyum kecilmu …

Aku yang bercerita tentang bagaimana hari-hari kita setelah kita berlalu,

dan aku yang berangan tentang bagaimana bila kita kembali, lagi.

Berakhir sudah segala tentang kita ..
Sekarang, tidak ada lagi di antara kita yang saling mengenal ..
Masih yang terbaik, Sahabatku, Kekasihku ~
Take care, Loveable.

(Masih sahabatku, kekasihku – Ada Band )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s