Pelangi di Senja Kotaku

Untuk pelangi di senja kotaku

Dikota ini sepertinya matahari tampak malu-malu untuk bersinar. Rintik hujan yang turun seakan berirama mengikuti arah angin. Aku membiarkan rintikan hujan itu masuk melewati celah jendela kamarku. Mungkin saja  rintik-rintik hujan adalah rindumu yang disampaikan melaluinya. Benar saja, hujan sepagi ini membuat ku merasa ingin memeluk rindu itu. Tapi bagaimana bisa, karena kita berada di tempat yang berbeda.

Pertanyaan itu seakan melambung tinggi. Sesaat timbul haru dalam hati, menatap hampa ke mendung dilangit ini. Ingin rasanya langit yang mendung dan hujan yang turun ku rubah menjadi pelangi yang dapat menghapus haru. Ya, pelangi mungkin obatnya.

Lama aku termenung, pagi telah berganti pada siang yang masih tetap mendung. Rintikan hujan tak berhenti sejauh mataku memandangi langit. Harapku disiang ini awan-awan putih melukiskan senyumanku disela-sela gumpalannya.

Kini senjapun telah menampakkan eloknya, mendung yang tadinya bertemankan hujan telah menyadarkanku begitu cepat waktu berlalu. Dan aku masih saja tak beranjak dari lamunanku. Angan ku terus melayang bagai menembus langit. Tetapi apa yang terjadi, langit senja yang kupadangi menjawab tanyaku, mengapus haru dengan menghadirkan pelanginya.

Pelangi, merah, kuning dan hijau. Begitu bewarna membuat siapapun yang memandangi menjadi terbangun dari lamunan panjang. Tak terkecuali aku. Akupun berlari-lari kecil untuk melihat pelangi itu lebih dekat. senyumku merekah. Langit mendung dan hujan telah menghadiahi pelangi. Langit dikotaku telah dilukis oleh lingkaran indah ini. Pelangi disenja kotaku, kuharap lingkaran indahnya berujung di kotamu. Aku menunggu pelangi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s